Showing posts with label Kab Kupang. Show all posts
Showing posts with label Kab Kupang. Show all posts

Monday, January 7, 2019

Air Terjun Boni Taukrubu (Boni Taukrubu Waterfall)

Dari kota Kupang dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi sekitar 40 menit berkendara. Cukup mudah menemukan lokasinya yang berjarak sekitar 100-150 meter dari pasar Baun belok kanan, maka anda akan menemukan papan nama air terjun disisi kanan jalan. Biaya masuk Rp 5.000/motor. Dari pinggir jalan kita harus melewati jalan sempit dan cukup terjal sekitar 3-5 menit, namun bagi anda yang belum terlalu ahli sebaiknya kendaraan anda diparkir dibagian atas kemudian berjalan kaki sekitar 5-10 menit, Terdapat 3 air terjun di area ini. Air terjun pertama masih sangat alami dan belum mengalami sentuhan sama sekali sehingga sangat indah dengan alam yang sejuk dan kubangan-kubangan air yang jernih. Air terjun yang kedua ini yang sering dikunjungi, airnya tidak terlalu dalam dan aman untuk berenang. Bentuk batu tempat air mengalir cukup indah dan sebagian didinding ditumbuhi oleh lumut. Untuk air terjun yang ketiga adalah yang paling tinggi namun tidak seluas bagian yang kedua.

From the city of Kupang then the place can be reached by private vehicles around 40 minutes drive. It is quite easy to find a location where is about 100-150 meters from Baun market and turn right, and not so far you will find sign board mentioning the name of the waterfall on the right side of the road. Entrance fee of IDR 5,000 per motorcycle. From the parking area then we have to go through a narrow and quite steep road for about 3-5 minutes, but for those of you who are not ready to track difficult rute, then it is better to park your vehicle at the top area then walk for about 5-10 minutes, there are 3 waterfalls in this area. The first waterfall is the most natural one and has not experienced on any touch at all so it looks very beautiful with cool air and surrounding and clear puddles of water. The second waterfall is often visited, the waterfall's pond is not too deep and safe for swim. The shape of the rock where the water flows is quite beautiful and some are covered with moss. The third waterfall is the highest but not wide as the second.

Beautiful Boni Taukrubu Waterfall
 


📌 Air Terjun Boni Taukrubu, Kelurahan Teunbaun, Kec Amarasi Barat, Kab Kupang NTT
📸 Aldrin Joandris Muskananfola

Taken from Fuad Sauqi's Facebook Account

Thursday, November 22, 2018

Berwisata Ke Sulamu Dan Melihat Pulau Tikus Di Nusa Tenggara Timur (Traveling To Sulamu dan observing Rat Island East Of Nusa Tenggara)

Indonesia sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan dan memiliki potensi kelautan yang besar, oleh sebab itu besar keinginan saya untuk berkunjung kesebuah dermaga dan terdapat banyak perkampungan nelayan di NTT. Edisi kali ini saya berkunjung ke Dermaga Sulamu Pulau Timor dan melihat keindahan Pulau Tikus yang tepat berada didepan kampung Nelayan di Sulamu. Berikut photo story saya : 

Indonesia largely consists of oceans and has great marine potential, therefore my wish to visit a pier and there are many fisherman village in NTT. On this occasion I visited Sulamu pier which located in Timor Island and saw the beauty of Rat Island right in front of the village of Fisherman in Sulamu. Here is my photo story:

Pulau Tikus dan Sulamu
Sulamu dan Pulau Tikus (Sulamu and Rat Island)
Untuk mengunjungi Dermaga Sulamu bisa menggunakan jalur laut dengan menyewa perahu penumpang yang disediakan nelayan pantai Sulamu melalui Dermaga PPI Oeba. Namun, juga bisa ditempuh dengan menggunakan jalur darat dengan kendaraan sehingga dapat melihat tambak garam sebelum tiba di Sulamu. 

To visit Sulamu we can use the sea route by renting a passenger boat provided by Sulamu beach fishermen through PPI Oeba Pier. However, it can also reached by landline with a vehicle so we can see the salt pond before arriving at Sulamu.

sulamu 2
Tambak Garam (Salt Pond )
sulamu 12
Pagar Hidup Yang Memukau (Stunning Living Fences)
sulamu 11
Mercusuar Yang Terbengkalai (Abandoned Lighthouse)
sulamu 9
Merah Putih
Bendera Merah Putih Di Perkampungan Nelayan Menjelang 17 Agustus Hari Kemerdekaan RI (Red And White Flag In Fisherman Village Towards August 17 Independence Day of Indonesia)

sulamu 10
Surut Di Pantai Sulamu (Low Tide At Sulamu Beach)
sulamu 8
Surut Di Pantai Sulamu (Low Tide At Sulamu Beach)
sulamu 3
Surut Di Pantai Sulamu (Low Tide At Sulamu Beach)
Pulau Tikus
Pulau Tikus (Rat Island)
sulamu 7
Anak-anak bermain pada saat surut (Children play at low tide)
sulamu 5
Anak-anak bermain pada saat surut (Children play at low tide)
sulamu 1
 Formasi awan yang indah di Sulamu (Beautiful cloud formations in Sulamu
sulamu 4
Kapal Yang Rusak Oleh Waktu (Ships Damaged By Time)


Nelayan Desa Sulamu dapat dikatakan masih dibawah garis kemiskinan. Kondisi tersebut disebabkan karena tingkat pendidikan yang rendah, pola kehidupan nelayan yang konsumtif, keterbatasan infrastruktur dan modal, serta minimnya pengetahuan dan teknologi yang dimiliki. Hal tersebut diperparah lagi dengan belum tersentuhnya masyarakat dengan program-program yang dapat mengembangkan ekonomi secara riil, terorganisasi dan berkelanjutan. Namun statemen ini hanyalah penilaian pribadi saya setelah melihat kondisi riil di Perkampungan Nelayan di Sulamu. 

Fishermen of Sulamu Village is likely still life in poverty. This condition is more affecting by low education, consumptive pattern of fisherman life, limited infrastructure and capital, and lack of knowledge and technology owned by. This worsened also by no programs for the community that can develop the economy in real, organized and sustainable. But this statement is more on my personal judgment after seeing the real condition at the Fishermen's Village in Sulamu.





Article and photos by Ketut Rudi

Sunday, November 18, 2018

Sebuah Cerita Motivasi Di Arena Rekreasi Boneana Kabupaten Kupang (A Motivation Story at the Boneana Recreation Arena, Kupang Regency)

 TAMAN WISATA BONEANA

Dusun boneana Desa Oematnuno, Kupang Barat, Oemat Nunu, Kupang Barat., Kupang, Nusa Tenggara Timur

Tempat yang bagus untuk bersantai dan menikmati memancing di Kupang. Mereka telah menanam banyak pohon di sini. Lebih baik jika resto juga siap setiap hari. Akan sangat bagus jika mereka mengembangkan dan mempertahankan tempat ini. Kupang membutuhkan banyak tempat baik untuk dikunjungi saat liburan.

Lihat semua foto Taman Wisata Boneana disini 

Nice place to relax and enjoy fishing in Kupang. They have planted many tree here. It is better if the resto is also ready every day. It will be great if they are develop and maintain this place. Kupang need many good place to be visited on holiday.


 **********************
 


Saya pernah mengajak seorang teman untuk ikut meluangkan hari libur untuk memancing ikan. Namun jawaban teman saya sangat tegas yaitu tidak mau ikut dikarenakan bahwa dia adalah orang yang tidak sabar sehingga mancing itu adalah sesuatu yang sangat membosankan untuk dirinya.

Once I ever ask my friend to join with me for fishing during a day off. But my friend answer was very firm that he did not want to join because of one reason explaining me that he is a person who can not wait and impatient so fishing is very boring thing for him.



 Reflection 1
Lantas apakah semua pemancing ikan itu adalah orang - orang yang sabar?.
“Jika saya berhasil membuat sebuah penemuan yang berharga, hal tersebut lebih merupakan hasil kesabaran saya dibandingkan dengan keahlian lain yang saya miliki.” – Sir Isaac Newton –
Didalam kehidupan saat ini, segalanya bergerak dengan sangat cepat dan bahkan bisa diukur dengan sebuah laporan kecepatan dan keandalan. Sehingga segala hal yang bersifat instan sudah tertanam dalam pikiran kebanyakan orang.
So are the fish anglers a patient person?.
"If I managed to make a valuable discoveries, it is more a result of my patience compared to other skills that I have." - Sir Isaac Newton -
In today's life, everything moves very quickly and can even be measured by a speed and reliability report. So that all things that are in instant ways embedded on minds of most people.


Reflection 2
“Bukan karena saya pintar, namun karena saya menghadapi masalah lebih lama.” – Albert Einstein –
Apakah quote diatas menyatakan bahwa Albert Einstein adalah orang yang sabar?. Karena sebuah dorongan situasi dijaman modern ini meminta kita untuk menemukan cara tercepat dalam menyelesaikan sesuatu serta dunia telah dipenuhi oleh suasana kompetisi baik indifidu atau kelompok, maka sangatlah mudah seseorang menyerah setelah mengalami kegagalan atau kalah dalam berkompetisi. Namun apa yang terjadi jika seseorang terus berusaha?. Dan untuk setiap kegagalan tanpa disadari seseorang akan memperoleh lebih banyak keahlian untuk mengatasi masalah tersebut jika tetap terus berusaha untuk memecahkannya. Mungkin saja seorang Albert Einstein menjadi seorang penemu karena ketekunannya belajar melewati beberapa masalah dalam hidupnya.
"It is not because I am smart, but because I am facing problem longer." - Albert Einstein -
Does the quote above states that Albert Einstein was a patient man ?. A boost of modern times situation then pushing us to find the fastest way to get everything done, and the world filled by competition atmosphere both individually or group, is causing a person is easy to give up after facing a failure or defeat in one competition. But what will happen when someone keeps trying on a failure?. And for every failure unwittingly a person will gain more experiences to resolve the problem by continuing to solve it. It maybe Albert Einstein then became an inventor due to his diligence on passing through some of problems in his life.


Reflection 3
”Kesabaran merupakan perlindungan dari kesalahan sama halnya seperti pakaian melindungi anda dari rasa dingin. Jika anda mengenakan lebih banyak baju ketika udara semakin dingin, rasa dingin tidak akan memiliki pengaruh terhadap anda. Jika anda menumbuhkan rasa sabar dalam diri anda ketika anda melakukan kesalahan, kesalahan tersebut tidak akan berdampak apapun pada diri anda.” – Leonardo Da Vinci –
Apakah seorang Leonardo Da Vinci adalah pelukis yang sangat sabar?. Dari quota diatas menunjukan bahwa Leonardo mungkin memiliki banyak lukisan yang gagal.
"Patience is protection to every error as well as clothing will protects you from the cold. When you wear more clothes at the time the air gets cold, the cold will not have any effect on you. If you develop a sense of patience in you when you make a mistake, then the mistake would not have any impact on your self. " - Leonardo Da Vinci -
Is a painter such Leonardo Da Vinci a very patient painter ?. From the above quote shows that Leonardo may have many failed paintings.

 
Reflection 4


Sesungguhnya kesabaran diperlukan ketika seseorang terkena sebuah musibah. Dan pada saat musibah datang pada seseorang, ada saja teman, sahabat atau saudara yang sangat sabar menemani dan membantu memberikan sebuah solusi.
Dan pada akhirnya pada saat saya mancing, teman saya datang dan duduk disebelah saya sembari mengungkapkan permasalahan yang dia hadapi. Semalaman akhirnya kami melewati hari dengan bercakap - cakap untuk menenangkannya dan ketika seekor ikan mengenai pancing kemudian saya berikan kepada teman saya untuk menariknya, sungguh luar biasa temen saya berubah menjadi senang dan menjadi semangat lagi. Untuk hari selanjutnya malahan situasi terbalik yaitu teman saya yang mengajak pergi memancing ikan.


Indeed, patience is required when a person exposed to a disaster. And when disaster comes to a person, there will always a friend or relative who will patiently accompany and help to provide a solution.
And finally on my fishing time, my friend came and sat next to me while revealing to problems he faced. We passed the night ended by many conversations to calm him down and when a fish strike on my fishing rod and then I gave it to my friend to pull it, amazingly my friend turned into a happy man and his spirit came again. For the next day the situation was reversed that my friend came invite me for fishing.


Reflection 5


Dalam kehidupan sehari - hari dan dalam setiap aktifitas diperlukan sebuah kesabaran atau kata - kata ini sering kita dengarkan sehari - hari. Meski tidak semua pemancing ikan itu memiliki sifat yang sabar. Bahkan ada pemancing ikan yang tidak mendapatkan satu ekor ikan dalam kegiatannya sehariannya memancing ikan tetapi mereka tetap terus melakukan aktifitas memancing ikan itu dengan suka cita.
Seorang pemimpin yang memiliki sifat tidak sabar, suka marah - marah tapi mampu berhasil menyelesaikan pekerjaannya itu dikarenakan oleh bawahannya yang sabar melayani pemimpin semacam ini. Coba saja salah satu bawahannya tidak sabar, maka si pimpinan bisa dipukuli sampai mati.
In a real life and in every activity requires patience and this word often heard on daily basis. Although not all of fish anglers is a patient human. Even more there are fishermans who did not get a single fish in one of their fishing activities in the whole day, but they keep continue to perform their fishing activity with joy.
A leader who has the impatient nature, always angry when facing a problem but everything just passed such able successfully to complete work was due to his/her subordinate who served the bos patiently. If one of his/her subordinates can not wait or has the impatient nature, then the leader can be beaten to death.




Ketut Rudi Utama
Photo by : Molina Olivia
Models : Unknown
Location : Taman Wisata Boneana

Saturday, November 17, 2018

Di Tengah-Tengah Pulau Timor (In The Middle Of Timor Island)

Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur adalah sebuah pulau namun sekarang telah terbagi menjadi dua wilayah negara yakni antara negara merdeka Timor Leste dan Timor Indonesia yang termasuk dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur di Indonesia. Luas Pulau Timor sekitar 30,777 km² (Sumber Wikipedia). Pulau ini berasal dari kata “timur” secara arafiah berarti timur yang mana pulau ini memang benar terletak di ujung timur rantai kepulauan Sunda Kecil. Edisi jalan-jalan kali ini, saya hendak mengajak semua pembaca menyusuri sebuah jalan dengan rute dari Fatuleu menuju Amfoang. Sudah terbangun jalan yang cukup baik namun ada beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh tanah longsor.

Timor Island in East of Nusa Tenggara is an island but now divided into two regions of country that is between the independent state of East Timor and Timor Indonesia which included in the territory of East of Nusa Tenggara Province in Indonesia. The total area of Timor Island is about 30,777 km² (Source Wikipedia). The island derived from the word "Timor" which literally means east where the island indeed at the eastern end of the chain of Lesser Sunda islands. This edition of traveling, I would like to invite all readers to see along the road through a route from Fatuleu to Amfoang. It built a good road but there are some roads suffered on damage caused by landslides.

Buntele kofi
Buntele to Kofi Road to Rocky Mountain of Fatuleu
Amfoang Timur adalah daerah yang berbatasan langsung dengan Oekusi enclave negara Timor Leste. Jalur jalan lain seperti Takari Lelogama penuh sengsara dan derita, sulit bukan main dan oleh karena beratnya medan jalan yang berliku dan menantang itu maka sekarang jalan poros tengah telah terbangun. Warga lokal Pulau Timor pada saat weekend dengan mudah dapat mencapai gunung Fatuleu dan berwisata disana.

East Amfoang is an area bordering to Timor-Leste's Oekusi enclave. Other route such from Takari to Lelogama are miserable and miserable, difficult to pass through and due to difficulty of that winding and challenging terrain then now the middle axis road has been developed. Local residents of Timor Island during the weekend can easily reach Mount Fatuleu and travel there.

Gunung Fatuleu
Rocky Mountain of Fatuleu observed from Panini Protected Forest
hutan panini 1
Panini Protected Forest
hutan panini 3
Many people are using this place for taking a rest during weekend
Fatuleu 1
Observing Clouds Formation
Passi 2
Road to Passi
mengambil air minum
Water is still main problem for local community along the road
menunggu angkutan umum
Waiting for Public Transportation
Jembatan Nuknasi
On Going Bridge Development, Road to Nuknasi
Road To Amfoang Through Nuknasi
Beautiful Scenery Above Sea Level in The Middle Of Timor Island
sunset at Nuknasi
Beautiful Sunset
Gunung Nuknasi
Nuknasi Rocky Mountain
Passi
The Beauty of The Island Shown along the road to Amfoang


Masa pemerintahan Bupati Ayub Titu Eki telah membuka jalan poros tengah dari fatuleu Tengah-Amfoang Timur sehingga memberikan dampak positif terutama dalam hal mengatasi isolasi daerah-daerah yang ada serta melancarkan transportasi barang dan jasa serta memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat diwilayah ini. Namun masalah air dan listrik masih menjadi persoalan bagi masyarakat sepanjang jalan megah hotmix menuju Negara Tetangga Timor Leste.

The reign of Regent Ayub Titu Eki has opened the middle axis road from Central Fatuleu to East Amfoang so it gave positive impact, especially in terms of overcoming isolation of existing areas and easily on delivering goods and services and spur the economic growth of the people in this region. But the issues on lack water and electricity is still becoming a problem for people along the magnificent road to neighboring Timor Leste.




Article and Photos by Ketut Rudi

Langit Berbintang Di Timor Indonesia (The starred skies of Timor Island Indonesia)

Sebuah fasilitas pengamatan antariksa dibangun di bagian Tenggara Indonesia tepatnya di Pulau Timor yakni di lereng pegunungan Timau Nusa Tenggara Timur dimana iklim daerah ini banyak dipengaruhi oleh iklim benua Australia sehingga para pakar Astronomi menyebutkan bahwa Timau merupakan tempat indah untuk melakukan pengamatan antariksa yang indah di dunia. Selain itu , pulau Timor merupakan sebuah kawasan yang bebas dari polusi cahaya dan signal radio sehingga langit cerah berbintang ada di Pulau Timor ini. Selain langit berbintang yang indah sekaligus merupakan pemanfaatan Kawasan Hutan Lindung yang menjadi area penyangga pegunungan Timau.

A space observation facility built in the Southeast part of Indonesia precisely on the island of Timor on the slopes of Timau mountains East of Nusa Tenggara where the climate of the region is mostly influenced by Australia continental so Astronomy experts say that Timau is a beautiful place to develope beautiful space observations in the world. In addition, the island of Timor is an area thet free from light pollution and radio signals so that the beauty starry sky exist on this Timor Island. In addition to the beauty of starry sky as well as the utilization of Protected Forest Area which is a buffer area of Timau mountains.
 
Observatorium Nasional Timau

Membangun observatorium sebagai laboratorium astronomi sudah pasti merupakan pembangunan yang berbeda jauh dengan pembangunan laboratorium lainnya. Salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi adalah Langit yang cerah. Tentunya tidak terdapat di daerah perkotaan yang gemerlapan dihiasi oleh indahnya lampu-lampu gedung, jalan dan bangunan. Kestabilan langit yang bebas dari awan juga menjadi syarat yang harus bisa dipenuhi. Pulau Timor sangat memenuhi syarat ini karena letak geografisnya dipengaruhi oleh iklim benua Australia. Untuk observatorium di daerah lainnya sudah mulai terganggu oleh polusi cahaya. Timau merupakan lokasi yang paling cocok justru karena area ini masih belum banyak dijamah oleh kemajuan kota.

Building an observatory for an astronomical laboratory definitely a different development when viewing other laboratory development. One of the absolute conditions to be fulfilled is the bright Sky. Certainly is not fit in glittery urban areas where decorated by the beautiful lights of cars, streets and buildings. The stability of the sky conditions such free of clouds is also a requirement that must be met. Timor Island is highly qualified for that requirement because of its geographical location influenced by Australia continental's climate. For other observatories areas in the world have begun to be disturbed by light pollution. Timau is the most suitable location just because this area is still not much touched by the progress of the city.

kantor observasi tilong 1

Untuk kedepannya, area ini diperlukan usaha bersama antara masyarakat dan pemerintah serta semua jajaran terkait dalam menjaga kondisi ini dan dapat menjadikan sebuah potensi besar dalam dunia pendidikan dan pariwisata. Pembangunan fasilitas riset modern seperti ini tentunya tidak sekedar berdampak pada peneliti dan dunia pendidikan saja. Dampak penting lainnya juga akan dirasakan oleh masyarakat, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalur transportasi yang menghubungkan area observatorium dan lokasi di sekitarnya dan berdampak terhadap dunia pariwisata.

Furthermore, needed more joint effort between community and government and also all parties in relevant ranks in maintaining this condition and can achieve a great potential in the world of education and tourism. This modern research facilities development certainly will not impact on researchers and the world of education only. But other important impacts will also be felt by local community, one of which is the construction of supporting infrastructure such as transportation routes that connect the observatory area and the surrounding location and impact on the world of tourism.

kantor observasi tilong 2 duta langit berbintang timor 2 duta langit berbintang timor 3

Seorang Pakar dari University of Manchester Dr. Rene Breton Reader of Astrophysics dalam kunjungannya bersama pihak-pihak terkait di Indonesia dengan penuh semangat mengkampanyekan untuk menjadikan kawasan Timau bebas polusi cahaya dan bebas signal radio. "Bukan untuk mengajak kembali ke jaman batu", tapi membuat sebuah ruang untuk menyaksikan keindahan antariksa baik untuk tujuan penelitian dan konservasi alam serta lingkungan.

A Specialist from the University of Manchester Dr. Rene Breton Reader of Astrophysics during his visit together with relevant parties in Indonesia vigorously campaigned to make the Timau area free of light pollution and free of radio signals. "It is not inviting back to the stone age", but to create a space to witness the beauty of space both for research purposes and for the conservation of nature and environment.

Rene duta langit berbintang timor 4

Ilustrasi tentang Polusi Cahaya kurang lebih dijelaskan seperti di kota Denpasar Bali, kisaran 20 tahun yang lalu tatkala semua orang dapat melihat ke langit saat malam untuk menyaksikan indahnya taburan bintang berkedap kedip aneka warna dan sering menjadi bahan nasehat oleh orang tua kepada anak-anak mereka. Kunang-kunang pun yang laksana bintang berkerlap kerlip masih bercengkerama di sana sini. Secara global pada saat sekarang, betapa ratusan juta anak-anak di seluruh dunia tidak akan pernah lagi mengalami pemandangan langit tersebut, termasuk hilangnya kesempatan untuk menikmati bentangan galaksi tempat tinggal kita, Bima Sakti. Kesan natural suasana langit malam nan gelap sebagai karya cipta dan karunia Tuhan semakin sulit diperoleh, bahkan lenyap sama sekali. Peningkatan dan meluasnya penggunaan cahaya buatan pada malam hari tidak hanya mengusik pandangan kita tentang alam semesta, melainkan nyatanya secara nyata, secara fisik sudah mulai mengganggu lingkungan, keselamatan, konsumsi energi, kesehatan, hingga taraf mengubah budaya kita.

Illustration of Light Pollution is more or less explained as in the city of Denpasar Bali, the range of 20 years ago when everyone can look up to the sky at night to watch the beautiful sprinkling of stars blinking in different colors and often become example for parents in advicing their children through a superstition. Even fireflies like flickering stars were still mingling here and there. Globally at present time, millions of children around the world will never again experience the beautiful sky, including the loss of opportunities to enjoy the stretch of our galaxy, the Milky Way. The natural impression of the dark night sky as a work of creation and the gift of God increasingly difficult to obtain, even disappear altogether. The rise and widespread use of artificial light at night not only disturbs our view on the universe, but in fact, physically has begun to disrupt the environment, safety, energy consumption, health, to the extent of changing our culture.

duta langit berbintang timor 6

Untuk melaksanakan pembangunan Observatorium Nasional di Gunung Timau, kementrian PUPR juga memberikan dukungan yang selaras dengan rencana pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Pembangunan infrastruktur PUPR difokuskan pada konektivitas yakni pembangunan jalan dan jembatan, perumahan, ketahanan air dan pangan serta infrastruktur permukiman yang meliputi akses air minum dan sanitas layak. Peningkatan kualitas hidup masyarakat, pengembangan kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan juga jadi bagian dari strategi pengembangan wilayah NTT. Termasuk di dalamnya pariwisata di wilayah NTT (sumber : Langit selatan.com).

Kita Bangga memiliki langit yang indah ini dan ayo kita menjadi Duta langit berbintang di Timor indonesia untuk Dunia !. Salam dari Pulau Timor.
To carry out the construction of the National Observatory on Mount Timau, the PUPR ministry also provides support in line with infrastructure development plan on the region. Infrastructure development by PUPR focused on connectivity to the region such road and bridge construction, housing, water and food security and settlement on region's infrastructure including access for drinking water and proper sanitation. Improving the quality of community life, the development of agricultural activities, plantations, and livestock which also part of NTT's regional development strategy. This includes tourism in the NTT region (source: Southern Sky.com).
We are proud to have this beautiful sky and let's be the starry sky guardiant in Timor indonesia for the World! Greetings from Timor Island.
Article by Ketut Rudi (taken from many sources)
Special thanks to Dr. Rene Breton

Friday, November 16, 2018

Di Tengah-Tengah Pulau Timor (In The Middle Of Timor Island)

Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur adalah sebuah pulau namun sekarang telah terbagi menjadi dua wilayah negara yakni antara negara merdeka Timor Leste dan Timor Indonesia yang termasuk dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur di Indonesia. Luas Pulau Timor sekitar 30,777 km² (Sumber Wikipedia). Pulau ini berasal dari kata “timur” secara arafiah berarti timur yang mana pulau ini memang benar terletak di ujung timur rantai kepulauan Sunda Kecil. Edisi jalan-jalan kali ini, saya hendak mengajak semua pembaca menyusuri sebuah jalan dengan rute dari Fatuleu menuju Amfoang. Sudah terbangun jalan yang cukup baik namun ada beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh tanah longsor.

Timor Island in East of Nusa Tenggara is an island but now divided into two regions of country that is between the independent state of East Timor and Timor Indonesia which included in the territory of East of Nusa Tenggara Province in Indonesia. The total area of Timor Island is about 30,777 km² (Source Wikipedia). The island derived from the word "Timor" which literally means east where the island indeed at the eastern end of the chain of Lesser Sunda islands. This edition of traveling, I would like to invite all readers to see along the road through a route from Fatuleu to Amfoang. It built a good road but there are some roads suffered on damage caused by landslides.

Buntele kofi Buntele to Kofi Road to Rocky Mountain of Fatuleu

Amfoang Timur adalah daerah yang berbatasan langsung dengan Oekusi enclave negara Timor Leste. Jalur jalan lain seperti Takari Lelogama penuh sengsara dan derita, sulit bukan main dan oleh karena beratnya medan jalan yang berliku dan menantang itu maka sekarang jalan poros tengah telah terbangun. Warga lokal Pulau Timor pada saat weekend dengan mudah dapat mencapai gunung Fatuleu dan berwisata disana.

East Amfoang is an area bordering to Timor-Leste's Oekusi enclave. Other route such from Takari to Lelogama are miserable and miserable, difficult to pass through and due to difficulty of that winding and challenging terrain then now the middle axis road has been developed. Local residents of Timor Island during the weekend can easily reach Mount Fatuleu and travel there.

Gunung Fatuleu Rocky Mountain of Fatuleu observed from Panini Protected Foresthutan panini 1 Panini Protected Foresthutan panini 3 Many people are using this place for taking a rest during weekendFatuleu 1 Observing Clouds FormationPassi 2 Road to Passimengambil air minum Water is still main problem for local community along the roadmenunggu angkutan umum Waiting for Public TransportationJembatan Nuknasi On Going Bridge Development, Road to NuknasiRoad To Amfoang Through Nuknasi Beautiful Scenery Above Sea Level in The Middle Of Timor Islandsunset at Nuknasi Beautiful SunsetGunung Nuknasi Nuknasi Rocky MountainPassi The Beauty of The Island Shown along the road to Amfoang

Masa pemerintahan Bupati Ayub Titu Eki telah membuka jalan poros tengah dari fatuleu Tengah-Amfoang Timur sehingga memberikan dampak positif terutama dalam hal mengatasi isolasi daerah-daerah yang ada serta melancarkan transportasi barang dan jasa serta memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat diwilayah ini. Namun masalah air dan listrik masih menjadi persoalan bagi masyarakat sepanjang jalan megah hotmix menuju Negara Tetangga Timor Leste.

The reign of Regent Ayub Titu Eki has opened the middle axis road from Central Fatuleu to East Amfoang so it gave positive impact, especially in terms of overcoming isolation of existing areas and easily on delivering goods and services and spur the economic growth of the people in this region. But the issues on lack water and electricity is still becoming a problem for people along the magnificent road to neighboring Timor Leste.




Article and Photos by Ketut Rudi